Menyibak Tabir Keberadaan Sang Pencipta
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: اَوَلَا يَذْكُرُ الْاِ نْسَا نُ اَنَّا خَلَقْنٰهُ مِنْ قَبْلُ وَلَمْ يَكُ شَيْئًـا "Dan tidakkah manusia itu memikirkan bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakannya dahulu, padahal (sebelumnya) dia belum berwujud sama sekali?" (QS. Maryam 19: Ayat 67) اَمْ خُلِقُوْا مِنْ غَيْرِ شَيْءٍ اَمْ هُمُ الْخٰلِقُوْنَ "Atau apakah mereka tercipta tanpa asal-usul ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)?" (QS. At-Tur 52: Ayat 35) ____________________________________________ Oleh: Syamsul Ulum SEJAK dahulu kala, jauh sebelum lahirnya ilmu pengetahuan modern, manusia telah berusaha memahami misteri terbesar: dari manakah alam semesta dan segala isinya berasal? Bagaimana mungkin ada sesuatu dari ketiadaan? Pertanyaan-pertanyaan mendasar ini menggema lintas generasi, memicu perenungan mendalam dan melahirkan berbagai cara untuk memahami keberadaan Sang Pencipta. Artikel ini membahas perbandingan antara hujjah sederhan...